"Greetings. Assalaamu'alaikum, Wrwb. May Peace be Upon You. Welcome to my website."
This is my corner in the universe where I celebrate my life by sharing my experiences & thoughts on everything I care about, including trivia, jokes, & my love affair with Fred, my husband, my best friend.*c-line
My Favorite
PaperBackSwap.com - Book Club to Swap, Trade & Exchange Books for Free.

Previous Post

 
5/6/10

FPI, Komnas HAM, Waria


Terkait berita di atas, dalam halaman facebook saya (Sabtu, 1 Mei 2010), saya menumpahkan uneg-uneg, sbb:

Aku sangat ga setuju dgn cara FPI, harusnya dialog bkn anarkis begini, kalau perlu anggota FPI ikut seminar ini spy tahu apa saja yg Komnas HAM dan waria ini diskusikan.

Aku akui eksistensi waria dan GLBT sbg kaum minoritas dan marginal, tapi aku juga akan menghadang mereka yg ingin mengembangkan isu ini menjadi gaya hidup normal di Indonesia.

Aku tinggal di Edgewater Chicago tempat dimana kaum GLBT terkonsentrasi (silakan cek di wikipedia, Edgewater dan Andersonville Chicago). Aku dan suami sangat tidak suka dgn perkembangan isu ini, yg tadinya memperjuangkan eksistensi, eh ujung2nya malah jadi normalisasi gaya hidup yang meresahkan (ingat lagu sgt populernya Katy Perry: "I kiss a girl and I like it"?)

Jadi kalau FPI memang tdk setuju dan khawatir dgn normalisasi gaya hdp GLBT di Indonesia, ayo sama2 berjuang, tp lewat perang pemikiran, bukan anarkis begini!

***

Berbagai tanggapan yang masuk, sbb:

Hartini W
Lin, FPI sering bikin onar, anarkis dan enggak berbudaya kayaknya. Mbok kalau enggak setuju atau beda pendapat khan bisa protes tapi yang damai gitu. Sepertinya mereka polisi jalalan, yang maunya merasa benar tapi malah enggak benar dengan cara-cara kekerasan.

Lie QH
mungkin mereka pikir kalo pake dialog juga gak ngepek kak jd nya gitu deh
tapi kalo kayak gitu sih mereka bisa kalah soalnya salah strategi nya

Elviriadi B
Saya lebih setuju dengan logika sahabat Lie. FPI terpaksa turun tangan sebab Polri tak pernah bertindak segala yang berbau dekadensi aqidah di tanah air. Tutun ke gelanggang oleh FPI itu tahap ke 5. Ada 4 tahap yang tak pernah di blow up media (lihat Youtube Habieb Riziek). Apalagi pemimpin negeri ini memang memisahkan agama dengan negara......

Yuslenita M
secara pribadi ilen setuju dg k lin,tp klu dilihat sejarah penyelesaian kasus aqidah di ind, ilen setuju kt elviriadi

Aquino H
Okelah FPI bertindak krn polri nggak bertindak, tp kenapa kasus korupsi dan pelanggaran ham mrk nggak turun tangan ya? kenapa pilih2 kasus dan pilih2 sasaran (misalnya playboy diserbu tp popular, FHM dll dibiarkan?).

Kalau gitu kita contoh FPI aja. Kan polisi tidak menindak kriminalitas yg dilakukan FPI (menyerang warga negara lain = kriminal) berarti boleh dong kita aja yg bertindak dg menyerbu FPI? Kalau semua orang main hakim sendiri kyak FPI apa jadinya negara ini, kacau bener.

Elviriadi B
Pendekatan beda, Mas Aquino. Bagi agama Islam, kemaksiatan akan mengundang bencana yang lebih besar yang menimpa semua orang. Mungkin logika ini tidak disetujui oleh banyak pihak. Yang jelas, Kalau dibiarkan dampak kerusakan sosial akan semakin meluas dan melumpuhkan indonesia dalam jangka panjang. Sebenarnya bukan pilih-pilih, tapi apa yang paling sensitif dan mampu dijangkau untuk dirubah. Tp pesan dari itu ialah untuk semua majalah "kurang baik" termasuk FHN, Popular, dan yang sejenisnya pun tak disetujui...Tapi saya lebih setuju kalau, dialogis yang sportif, dan cara-cara humanis dalam menegakkan keyakinan...

Caroline K
Trims semua komennya... Ilen p kbar? dah lama ga beredar, kirain ga FB-an lagi :)

Ttg FPI:
Selama mereka masih mengekspresikan sikapnya dgn berdemo, berteriak-teriak marah sehingga terkesan bodoh/sangar/terbelakang ini masih sah2 aja... tp FPI, mahasiswa, atw siapapun yg main fisik BUKAN dalam rangka mempertahankan diri, spt merusak pagar DPR, kantor, bar, diskotek, atw memukul org spt di video ini, berarti udh melanggar hukum, hrs diproses ke pengadilan.

Caroline K
Ttg Polisi:
Jadi kesimpulannya, polisi itu sebenernya musuh bersama kita yg pro-kontra FPI. Kalo gitu, knp kita semua ga kerja sama, fokus ke usaha memperbaiki citra polisi? Klo masy merasa polisi ga menjalankan tanggung jwb dgn baik, maka demo ke kantor polisi, TUMPAHKAN AMARAH ke polisi, pemda atw wakil rakyat yg sdh dipilih dlm pemilu.

FPI atw ormas lain jelas ga bisa menggantikan peran polisi karena ga punya mandat dari rakyat yang kemudian dikukuhkan dalam bentuk hukum tertulis.

Caroline K
Ttq Aqidah:
Khusus di Indonesia, aku ga khawatir soal aqidah. Bukti nyata: Indonesia ratusan tahun dijajah asing, tp sgt bbeda dgn Mexico misalnya, atau negara lain di Amerika latin dan Afrika yg kemudian menyerap agama, budaya, bahasa penjajah.

Bahkan perkembangan aqidah Islam di tanah air saat ini sgt menggembirakan. Faktanya: jumlah perempuan yg memilih berjilbab TANPA PAKSAAN, meski dihadapkan pada tantangan berat, naik drastis setelah rejim orba berakhir. Dan, aku bangga dengan kenyataan bahwa dalam dunia Islam Indonesia modern, perempuanlah yg memulai jihad memperjuangkan aqidah Islam, bukan laki2.

Yg aku khawatirkan bukan menurunnya aqidah, tapi meningkatnya nafsu materialistis umat Islam di Indonesia. Gimana ngga? Suap dan korupsi yang jelas2 HARAM dalam Islam, shg MUI ga perlu lagi mem-fatwa, tapi kok malah abu2 bagi mereka yg ngaku peduli aqidah. Banyak temen2 Muslim beranggapan, tak bisa hidup di Indonesia tanpa suap dan korupsi. Bagaimana ini?!?

Aquino H
Mas bachtiar bawa-bawa nama Islam, tp sejauh pengetahuan saya banyak sekali umat Islam yg tdk setuju dg cara-cara FPI. Soal masalah yg sensitif, menurut banyak orang korupsi adl jauh lebih sensitif dan berbahaya, tp nggak pernah kedengeran FPI nyerbu koruptor. Kalau mau berjuang, berjuanglah secara kaffah, jangan pilih-pilih. Apalagi yg dipilih utk ditangani biasanya yg lawannya sesama rakyat kecil yg nggak punya kekuatan politis maupun aksi.

Aquino H
Setuju sama comment Caroline yang terakhir. Like this!

Yuslenita M
Kak, kalau mereka ngerti dengan aqidah dan mengaplikasikan segala sesuatu yang berkaitan dengan aqidahnya, tentu korupsi dan suap tidak berkembang pesat seperti saat ini. Ya... mungkin kita memiliki pandangan yang berbeda tentang suatu hal, dan itu hal yang biasa. kadang2 perlu juga ada orang yang bertindak agak frontal, krn dengan perang pemikiran saja mungkin tdk nyampai. Biar FPI menafsirkan sendiri apa menurut mereka perjuangan membela kebenaran itu, dan kita tetap dengan pendapat kita. Toh, kita paksa mereka untuk bersikap seperti kita, mereka jg (mungkin) tak akan menerima pendapat kita.

Aquino H
Yuslenita, ini bukan sekedar beda pendapat. Kalau beda pendapat hanya di alam pendapat dan pikiran sih oke-oke aja. Tapi FPI ini melakukan tindak kriminal dan main hakim sendiri, itu yang bahaya dan tidak bisa ditolerir. Itu berarti FPI sendiri memaksakan pendapatnya ke kelompok lain, dan memaksakannya pakai kekerasan.

Yuslenita M
Pendapat yang saya maksudkan disini adalah pendapat atau comment antara kita tentang FPI. Secara pribadi saya jg tidak suka dengan tindakan FPI, malah saya jg malu, krn dalam Islam sendiri, kita tidak diajarkan begitu. Tapi, FPI kan menganggap tindakan yang mereka lakukan benar. So... biarlah hukum Indonesia yang mengadili mereka, krn spt yang saya sebut sblmnya kadang kita perlu org2 spt FPI ini. Untuk apa??? someday, it will be answered

Aquino H
untuk perang maksudnya? atau untuk penegakan negara islam?

Caroline K
@Ilen: Kalau Ilen paham FPI melakukan tindakan yang memalukan dan melenceng dari Islam, makanya sudah seharusnya kita kecam, jgn dibiarkan. Jgn krn semata2 FPI itu Islam, lalu harus kita bela.

Mmng diakui, kalau misi yg dijalankan itu sesuai dgn misi kita, aga sulit utk bersikap obyektif. Contohnya, aku pernah mendukung aksi2 militan kelompok peduli lingkungan yg melakukan pembakaran mobil2 SUV milik rakyat sipil di AS. Ketika pelaku dipenjara, mereka kita anggap pahlawan. Dan ketika sadar mobil suamiku juga bjenis SUV yg dbelinya dari bekerja susah payah, sikapku jd berbeda. Silakan benci pd SUV tp jgn melakukan tindakan merusak yg merugikan semuanya.

Di AS, saat ini, di masa pemerintahan Obama yg sikapnya lbh lunak pada dunia Islam, ormas2 Kristen militant yang frontal spt FPI mulai menunjukkan eksistensinya dan beberapa waktu lalu ada yg tertangkap karena terbukti berencana melakukan pembunuhan thdp polisi dan rakyat sipil. Apakah Ilen membenarkan hal itu?

Labels: ,

Post a Comment

Links to this post:

Create a Link

<< Home

Subscribe to Post Comments [Atom]